Rabu, 15 Oktober 2014

Materi Bahasa



RIMA BERDASARKAN BUNYI 

- Rima Sempurna
Sebuah Rima dinamakan Rima sempurna apabila seluruh suku akhirnya berriama sama.
Misalnya:
pe-ti
ha-ti
ra-kit
sa-kit


- Rima Tidak Sempurna
Sebuah Rima dinamakan rima tidak sempurna apabila yang berrima hanya sebagian suku akhirnya.
Misalnya:
ma-lang
ter-bang
pe-ri-gi
ha-ti


- Rima Mutlak
Sebuah Rima dinamakan Rima Mutlak apabila seluruh kata berrima.
Misalnya:
Mendatang-datang jua
kenangan lama lampau
Menghilang muncul jua
yang dulu sinau-silau

Perhatikan: Kata jua yang diulang dua kali pada tempat yang sama itu berrima mutlak.


- Rima Terbuka
Sebuah Rima dinamakan Rima terbuka apabila suku akhir suku terbuka dengan vokal yang sama.
Misalnya:
ku-da
la-da
ke-mu-mu
il-mu


- Rima Tertutup
Sebuah Rima dinamakan Rima tertutup bila yang berrima itu suku akhir tertutup dengan vokal yang diikuti konsonan yang sama.
Misalnya:
la-mun
da-un
cem-pe-dak
beng-kak

- Rima Asonansi
Sebuah Rima dinamakan rima asonansi bila yang berrima ialah vokal-vokal yang menjadi kata-kata, baik pada satu baris maupun pada baris-baris yang berlainan.

Misalnya:
mum-bang
tum-bang
kum-bang
se-ku-pang
se-du-lang
se-gu-dang

Yang disebut asonasi ialah vokal-vokal u, a pada kata-kata pertama dan e, u, a pada kata-kata kedua

- Rima Aliterasi
Sebuah rima dinamakan rima aliterasi bila berrima itu bunyi-bunyi awal pada kata yang sebaris, maupun pada baris-baris berlainan.

Misalnya
Bukan beta bijak bestari
pandai mengubah madahan syair


- Rima Disonansi
Sebuah Rima dinamakan Rima disonasi apabila vokal-vokal yang menjadi rangka kata-kata seperti pada asonasi diatas tadi memberikan kesan bunyi-bunyi yang berlawanan

Misalnya:
bu-dak
ti-das
tan-ding (u-a/a-i)
man-dur (i-a/a-u)

SAJAK

    Sajak merupakan puisi Melayu moden yang berbentuk bebas dan tidak terikat pada jumlah baris, perkataan sebaris, rangkap, rima dan sebagainya.
 
     Sifat bebas yang dimiliki oleh sajak ini bermaksud keupayaan dan kesediaan sajak dalam menerima bentuk-bentuk yang terdapat daripada puisi tradisional mahupun kemunculan bentuk-bentuk baru yang dihasilkan berdasarkan kreativiti dan sensitiviti penyair mahupun penggabungan daripada bentuk -bentuk yang sedia ada. Kebebasan sajak dalam aspek bentuk dapat dilihat melalui cara ianya dihasilkan dan  ditulis. Namun, sajak masih lagi terikat dengan penerapan dan penggunaan bahasa sebagai medium penyampaian.

       
         Persoalan sebenar tentang pengertian sajak masih lagi sukar didapati dengan tepat dan jelas. Malah ada yang keliru antara sajak dan puisi. Apa itu sajak? Sajak dan Puisi, sama atau tidak? persoalan-persoalan seperti ini seringkali didengari. Sajak adalah pengucapan dengan perasaan yang di dalamnya mengandungi fikiran dan tanggapan (H.B. Jassin). Maksudnya, sajak adalah suara hati atau luahan perasaan penyairnya. Sajak lahir daripada jiwa dan perasaan tetapi sajak yang baik bukan mainan kata semata-mata. Sajak yang baik membawa gagasan serta pemikiran yang dapat menjadi renungan masyarakat. Sajak terbentuk daripada kata-kata yang terbaik dalam susunan terbaik. Kata-kata terbaik bermaksud wujudnya nilai rasa dan nilai erti yang seimbang dan bersifat harmonis antara kata dan maksud.

            Menurut Za'ba,  puisi adalah karangan berangkap. Katanya, puisi tidak memakai perenggan seperti prosa. Rangkap puisi lama (puisi konvensional) terdiri daripada baris tetap dan seimbang manakala puisi moden (sajak) ternyata sudah melanggar ciri konvensional seperti mana yang terdapat pada pantun dan syair.

            Sajak zaman awal masih mengekalkan sebahagian besar ciri puisi yang konvensional itu tetapi lama kelamaan sajak menjadi semakin bebas sehingga akhirnya lahir apa yang dinamakan sajak eksperimen (merujuk kepada sajak-sajak 3V (yang dipelopori oleh A. Ghafar Ibrahim), sajak suku kata, dan sajak konkrit). Walaupun sajak eksperimen sukar mendapat tempat di media massa, kemunculannya tetap mewarnai peta puisi tanah air.


                 Kata Muhammad Haji Salleh, sajak adalah bentuk sastera yang kental dengan muzik bahasa serta kebijaksanaan penyair dan tradisinya. Ini menjelaskan bahawa sajak itu indah dan merdu (apabila dideklamasikan). Seperti H.B Jassin, Muhammad Haji Salleh tetap mempertahankan bahawa sajak yang baik adalah sajak yang indah bahasanya dan dapat melancarkan kebijaksanaan  (tidak kosong atau bombastik)


JENIS-JENIS SAJAK
  • Sajak Penuh

      Sajak yang suku kata akhirnya mempunyai bunyi bunyi yang sama seperti syair tetapi aspek yang lain  
      tidak.
  • Sajak Paruh (Asonansi)

      Sajak ini memperlihatkan pengulangan bunyi dengan bunyi huruf vokal yang sama dalam hampir seluruh
      baris.
  • Sajak Pangkal (Aliterasi)

      Sajak ini memperlihatkan pengulangan konsonan yang sama pada kata awal.
  • Sajak Rangka

      Satu rangka menunjukkan bunyi di hujung baris yang sama tetapi tidak tersusun seakan-akan terdapat
      pada gandaan tidak serupa.
  • Sajak Lompang (Blank verse) atau sajak bebas (Free verse)

      Sajak ini tidak mempunyai bentuk yang sama, rupa, nahu, bunyi dan tatabahasanya.
  • Sajak Enjambermen 

      Sajak ini tidak mempunyai keselarasan bentuk tetapi susunan ayat panjang yang patah-patah atau
      dikerat-kerat serta bersambung pada baris-baris berikutnya.
  • Sajak Eksperimen

      Sajak ini disebut juga sajak percubaan yang dihasilkan dalam bentuk yang tidak menentu.



Home » Bahasa Indonesia » Perubahan Makna Kata : Meluas dan Menyempit
Meluas dan Menyempit                          


 Sebelumnya kita telah membahas tentang perubahan makna kata. Salah satu contoh perubahan makna kata adalah
meluas dan menyempit.Sekarang kita akan membahas tentang meluas dan menyempit.



A. MAKNA MELUAS

1  .    Kakak
      Kakak yang sebenarnya bermakna saudara sekandung yang lebih tua, meluas maknanya menjadi siapa saja yang pantas dianggap atau disebut sebagai saudara yang lebih tua.
Contoh :
Supaya kamu bisa mengerti tentang museum ini, kalian bisa bertanya kepada kakak – kakak yang siap membantu.

2.    Ibu
Ibu yang bermakna sebenarnya adalah orang yang melahirkan kita, meluas menjadi siapapun wanita yang lebih tua dari kita atau kedudukannya lebih tinggi.
Contoh :
Ibu guru yang saya hormati.

3.    Adik
Adik yang bermakna sebenarnya adalah saudara sekandung yang lebih muda, meluas menjadi siapa saja yang pantas dianggap atau disebut sebagai saudara yang lebih muda.
Contoh                       :
Adik – adik kelas kita mendapat nilai ujian yang bagus.

4.    Bapak
Bapak yang bermakna sebenarnya adalah ayah kita, meluas menjadi siapapun pria yang lebih tua dari kita atau kedudukannya lebih tinggi.
Contoh:
Bapak kepala sekolahku bernama Bapak Sofian Rubana.

5.    Saudara
Saudara bermakna sebenarnya merupakan bagian dari keluarga, meluas menjadi sebutan lain untuk kata kamu.
Contoh :
Saudara – saudara sebangsa dan setanah air.

6.    Putra
Kata putra semula digunakan hanya untuk menyebut anak-anak laki – laki seorang raja, meluas menjadi sebutan untuk anak lelaki.
Contoh :
Putra tetangga saya bernama Reyhan.

7.    Petani
Petani dulu dipakai untuk seseorang yang bekerja dan menggantungkan hidupnya dari mengerjakan sawah, tetapi sekarang kata tersebut dipakai untuk keadaan yang lebih luas. Penggunaan pengertian petani ikan, petani tambak, petani lele merupakan bukti bahwa kata petani meluas penggunaannya.
Contoh :
Dia adalah seorang petani garam.

8.    Indonesia
Indonesia disebut perluasan makna karena terdiri dari beberapa bagian.
Contoh :
Indonesia terletak di Benua Asia.

9.    Kopi
Kopi disebut sebagai perluasan makna karena kopi dapat dibagi menjadi beberapa jenis.
Contoh                       :
Guruku sedang minum kopi.

10. Pulau Sumatera
Pulau Sumatera disebut sebagai perluasan makna karena dapat dibagi menjadi beberapa bagian.
Contoh :
Budi membaca buku tentang Pulau Sumatera.

11. Dokter
Dokter disebut sebagai perluasan makna karena dapat dibagi menjadi beberapa jenis.
Contoh :
Saya kemarin pergi ke dokter.

12. Benih
Makna sesungguhnya adalah bibit tumbuhan, meluas menjadi penyebab.
Contoh :
Saraswatilah yang menjadi benih pertikaian di keluarga Santoso.

13. Berlayar
Kata berlayar yang dahulu berarti “mengarungi lautan dengan kapal layar” sekarang berganti menjadi “pergi kelaut dengan berbagai macam kapal”.
Contoh :
Mereka berlayar dari Indonesia ke Malaysia.

14. Putri
Kata putri semula digunakan hanya untuk menyebut anak-anak perempuan seorang raja, meluas menjadi sebutan untuk anak perempuan.
Contoh :
Putrinya bernama Desi.

15. Saudara
Saudara disebut sebagai perluasan makna karena dapat dibagi menjadi beberapa jenis(sepupu,dll).
Contoh :
Budi menginap di rumah saudaranya.
  
16. Jalan – jalan
Makna sesungguhnya adalah berjalan, maknanya meluas menjadi melakukan perjalanan atau libur
Contoh :
Minggu depan keluarga Basuki akan jalan-jalan ke Hongkong. 
  
17. Kemudi

 Makna sebenarnya adalah setir kendaraan, maknanya meluas menjadi kepemimpinan.
Contoh :
Anak muda itulah yang memegang kemudi perusahaan ini.

 B. MAKNA MENYEMPIT

1.    Penulis
Penulis makna sebenarnya adalah orang yang menulis, menyempit maknanya menjadi sebuah profesi.
Contoh :
Raditya Dika adalah seorang penulis. 

2.    Pendeta
Makna sebenarnya adalah orang yang berilmu, menyempit maknanya menjadi guru kristen.
Contoh :
Para Pendeta itu sedang melakukan kebaktian.

3.    Sastra
Makna sebenarnya adalah tulisan dalam arti umun, menyempit menjadi tulisan yang berbau seni.
Contoh :
Bado membuat sastra dengan tangannya sendiri.

4.    Motor
Makna sebenarnya adalah semua alat penggerak, menyempit menjadi sepeda motor.
 Contoh :
Motor Andi kemarin rusak.

5.    Kitab
Makna sebenarnya adalah semua jenis buku, menyempit maknanya menjadi buku-buku suci atau keagamaan.
Contoh :
Kitab agama Islam adalah Al-qur’an.

6.    Sarjana
Makna sebenarnya adalah orang pandai atau cendekiawan, menyempit maknanya menjadi orang yang lulus dari perguruan tinggi, seperti tampak pada sarjana sastra, sarjana ekonomi, dan sarjana hukum.
Contoh :
Saya bercita – cita menjadi sarjana hukum

7.    Pembantu
Makna sebenarnya adalah orang yang membantu, menyempit maknanya menjadi sebuah profesi.
Contoh :
Pembantu saya berasal dari Semarang.

8.    Madrasah
Makna sebenarnya adalah semua sekolah, menyempit maknanya menjadi sekolah khusus bercirikan Islam.
Contoh :
Di madrasah, kami diajari cara menghafal Al qur’an.

9.    Bau
Makna sebenarnya adalah semua jenis bau–bauan (wangi dan tidak enak), menyempit maknanya ke bau yang tidak enak atau busuk.
Contoh :
Bau sekali baju ini!

10. Ustad
Makna sebenarnya adalah guru, maknanya menyempit menjadi guru agama Islam.
Contoh :
Ustad Harun sedang pergi melakukan ibadah umroh.

 11. Dokter Kandungan
Dokter kandungan disebut penyempitan makna karena merupakan jenis dari dokter.
Contoh :
Kemarin Ibu Nana pergi ke dokter kandungan.

12. Bunga Mawar
Bunga mawar disebut penyempitan makna karena merupakan salah satu jenis bunga.
Contoh :
Rina sangat menyukai bunga mawar.
  
13. Pohon Mangga
Pohon mangga disebut penyempitan makna karena merupakan salah satu jenis pohon.
Contoh :
Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, Rudi beristirahat di bawah pohon mangga.

14. Kopi Luwak
Kopi Luwak merupakan salah satu jenis dari kopi.
Contoh :
Takayuki sedang meminum kopi luwak.

15. Sepupu
Sepupu merupakan salah satu bagian dari saudara.
Contoh :
Saya berlibur ke rumah sepupu yang ada di Jakarta.

16. Jurusan
Makna sebenarnya dalah tujuan perjalanan, maknanya menyempit menjadi jurusan manajemen, jurusan akuntansi,dll.
Contoh           :
Saya ingin mengambil jurusan manajemen di Universitas Pajajaran.
- See more at: http://zakianwarfarizan.blogspot.com/2013/11/meluas-dan-menyempit.html#comment-form








Sinonim

Pada saat menyimak pembacaan teks berita yang dilakukan temanmu, tentu kamu menemukan bentuk-bentuk pertalian makna kata sebagai sinonim dan antonim. Apa sinonim dan antonim itu? Marilah kita pelajari lebih dahulu teori kebahasaan!
Sinonim adalah pertalian dua kata atau lebih yang memiliki makna sama atau hampir sama. Suatu kata bersinonim dengan kata lainnya apabila dalam kalimat yang sama, kata-kata tersebut dapat saling menggantikan. Atau kata-kata yang memiliki kesamaan arti secara struktural atau leksikal dalam berbagai urutan kata-kata sehingga memiliki daya tukar (substitusi)
Contoh:
– ciri      = tanda
– benar = betul
– agar    = supaya
– rajin    = giat
– hemat = irit
Contoh dalam kalimat:
– Pak Iwan meninggal dunia pada hari Kamis.
Pak Iwan wafat pada hari Kamis.
– Baju yang dikenakan Aulia sangat cantik.
Baju yang dikenakan Aulia sangat indah.
1. Sinonim mutlak
Kata-kata yang dapat bertukar tempat dalam konteks kebahasaan apa pun tanpa mengubah makna struktural dan makna leksikal dalam rangkaian kata/frasa/klausa/kalimat. Contoh:
o    kosmetik = alat kecantikan
o    laris = laku, larap
o    leksikografi = perkamusan
o    kucing = meong
2. Sinonim semirip
Kata-kata yang dapat bertukar tempat dalam konteks kebahasaan tertentu tanpa mengubah makna struktural dan leksikal dalam rangkaian kata/frasa/klausa/kalimat tersebut saja. Contoh:
o    melatis = menerobos
o    lahiriah = jasmaniah
3. Sinonim selingkung
Kata-kata yang dapat saling mengganti dalam satu konteks kebahasaan tertentu saja secara struktural dan leksikal.
Contoh:  lemah = lemas

Antonim

Antonim adalah kata-kata yang memiliki pertalian makna bertentangan secara penuh atau secara sebagian dalam berbagai urutan kata.
1.  Antonim berpasangan
kata-kata yang secara makna jelas bertentangan karena didasarkan pada makna pasangannya sehingga tidak bisa dipertentangkan tanpa kehadiran makna pasangannya. Jika salah satu unsur dinegatifkan, tidak secara serta-merta memunculkan pasangannya. Contoh:
o    (ber)-dosa >< suci  (tidak (ber)-dosa ≠suci)
o    istri >< suami  (bukan istri ≠ suami)
o    pembeli >< penjual (bukan pembeli ≠ penjual)
2. Antonim melengkapi
Kata-kata yang secara makna bertentangan, tetapi kehadiran makna salah satu kata bersifat melengkapi kehadiran makna yang lain. Contoh:
o    pertanyaan >< jawaban
o    mencari >< menemukan
3. Antonim berjenjang
kata-kata yang secara makna mengandung pertentangan, tetapi pertentangan makna ini bersifat berjenjang/bertahap/bertingkat. Contoh:
o    dingin >< hangat >< panas
o    kaku >< lentur >< elastis
o    mahal >< wajar >< murah
Kontras adalah kata-kata yang mengandung seluruh atau sebagian makna yang bertentangan secara tajam dan jelas. Jika kata-kata semacam ini dinegatifkan, makna kata yang menjadi penentangnya akan serta-merta muncul. Contoh:
• kaya >< melarat; kaya >< miskin.
kaya mengandung makna yang bertentangan secara tajam terhadap melarat, tetapi merupakan antonim melengkapi terhadap miskin.
• pintar >< tolol; pintar >< bodoh.
pintar mengandung makna yang bertentangan secara tajam terhadap tolol, tetapi merupakan antonim melengkapi terhadap bodoh.
• melarat – miskin atau tolol – bodoh merupakan sinonim semirip.
Kontras juga dapat dibentuk melalui afiksasi seperti, non-, a-, anti, awa-, nir-, tan-. Contoh:
•    komunis >< nonkomunis
•    susila >< asusila
•    mapanisme >< antimapanisme
•    berawak >< awaawak
•    laba >< nirlaba
•    baku >< tanbaku
Antonim disebut juga lawan kata, yaitu hubungan antara satu kata dengan kata yang lain yang dianggap berlawanan.
Contoh:
– siang > < malam
– pulang > < pergi
– kaya ><miskin
– panjang> < pendek
– hidup > < mati
Contoh dalam kalimat:
– Orang yang kaya itu membeli mobil.
Orang yang miskin itu tidak dapat membeli mobil.
– Rambutnya panjang sekali.
Rambutnya pendek sekali.





SINONIM


Sinonimi

Istilah sinonim (Inggris : synonym) berasal dari bahasa yunani syn ‘dengan’ dan onama ‘nama’. Sinonimi adalah nama lain untuk benda atau hal yang sama. Sinoniminmerupakan kata-kata yang bermakna pusat ( denotasi ) sama tetapi berbeda nilai, rasa, nuansa, atau konotasinya. Sinonim berwujud kata-kata yang maknanya sama atau mirip dengan bahasa lain.
Hubungan antara kata yang sama makna dengan kata lain yang menyamainya disebut kesinoniman (sinonimi). Kesinoniman dapat diukur dengan dua kriteria, yakni :
1.     Kata-kata yang bersinonim itu memiliki makna yang mirip dan saling bertukar dalam semua konteks yang disebut sinonimi total;
2.     Kata-kata yang bersinonim itu memiliki identitas makna konseptual dan makna asosiatif yang sama yang disebut sinonimi sempurna.
Berdasarkan dua kriteria diatas terdapat berbagai jenis sinonim, antara lain sebagai berikut.
a.       Sinonim total-sempurna : memiliki identitas makna konseptual dan asosiatif yang sama dan saling bertukar dalam semua konteks. Sinonim ini jarang ada sehingga dipakai alasan untuk menolak adanya sinonim.
b.      Sinonim sempurna tantotal : memiliki identitas makna konseptual ddan asosiatif yang sama tetapi tidak dapat saling mengganti dalam semua konteks.Misalnya,
 penimbunan dan spekulasi.
c.       Sinonim total tansempurna  : tidak memiliki identitas yang sama tetapi saling mengganti dalam setiap konteks. Misalnya, kata bantuan dan pertolongan.
Pertimbangkan kalimat berikut ini.
1.      Dia memberikan bantuan kepada kami.
2.      Dia memberikan pertolongan kepada kami.
Kenyataannya, jarang ada kata-kata yang bersinonim secara mutlak. Meskipun kecil atau sedikit, tentu ada bedanya. Perbedaan nuansa makna dalam sinonim dapat dilihat dari segi (a) makna dasar dan makna tambahan, (b) nilai rasa atau emotipnya, (c) kelaziman pemakaian atau kolokasiny, dan (d) distribusinya



a.      Sinonim dengan Nuansa Makna Dasar dan Tambahan

Sinonim
Makna Dasar
Makna Tambahan
-          Menoleh

-          Menatap
-          Mengerling

-          Mengawasi

-          Menengok
-          Menonton
-          Mengintai

-          Mengintip

-          menyaksikan
Melihat

Melihat
Melihat

Melihat

Melihat
Melihat
Melihat

Melihat

Melihat
Dengan berpaling ke kiri, ke kanan, ke belakang.
Dekat-dekat dengan seksama.
Dengan mata bergerak ke kiri atau ke kanan.
Dengan memperhatikan gerak-gerik / kegiatan.
Dengan maksud hendak menjenguk.
Tontonan atau pertunjukan.
Dengan sembunyi-sembunyi untuk mengetahui gerak gerik orang lain.
Melalui lubang kecil atau semak-semak.
Langsung dari dekat dengan mata kepala sendiri.


b.      Sinonim dengan Nuansa Nilai Rasa (Emotif)

-          kucingnya
      Mati
·        meninggal
·        mangkat
·        gugur
·        tewas
·        berpulang
Tergilas mobil



c.       Sinonim dengan Nuansa Kelaziman Pemakaian
Sinonim
Lazim
Tidak lazim
-          besar
jalan besar
hari besar
rumah besar
kota besar
·        jalan agung
·        hari raksasa
·        rumah akbar
·        kota raya


d.      Sinonim dengan Nuansa Distribusinya
Sinonim
Distribusi sama
Distribusi tak sama
-          Sudah
-          setelah
Sudah           makan
telah
Makan         sudah
                     telah
















Antonimi

Istilah antonimi (Inggris : antonym) berasal dari bahasa Yunani anti ‘lawan’ dan onama ‘nama’. Antonim adalah lawan kata, nama lain untuk benda yang lain, atau kata-kata yang berlawanan maknaya.
Misalnya :
                besar X kecil
                bapak X ibu
hubungan antara kata-kata yang berantonimdisebut antonimi. Antonimi disebut juga oposisi makna. Konsep ini mencakup kata-kata yang benar-benar berlawanan makna sampai dengan kata-kata yang hanya berkontras saja.
Jenis-jenis Antonim
1.      Antonim Kembar/mutlak
2.      Antonim Majemuk
3.      Antonim Gradual/kutub
4.      Antonim Relasional/ kebalikan
5.      Antonim Hierarkial

1.      Antonim Kembar/mutlak
Kata-kata yang berlawanan makna terbatas hanya dua unsur saja.
Contoh:
·        perjaka X gadis
·        jantan X betina
·        jauh X dekat

2.      Antonim Majemuk
Perlawan kata dengan beberapa kata.
Contoh:
·        Merah X tidak merah
(seperti : putih, hijau, biru)
·        Januari X bukan januari
(februari, maret, april,...)

3.      Antonim Gradual
Perlawanan dengan tingkat makna.

Contoh:
·        Gemuk X agak gemuk
·        Gemuk X kurang gemuk
·        Gemuk X tidak gemuk

4.      Antonim Relasional
Makna yang berlawan itu saling mengkapi atau komplemeter.

Contoh:
·        Menjual X membeli
·        Memberi X menerima
·        Maju X mundur

5.      Antonim Hierarkial
Makna yang perlawanan itu saling menyatakan suatu deret jenjang atau tingkatan.

Contoh:
·        Mm, cm, dm, m ,km, ...
·        Prajurit, sersan, letnan, kolonel, ...
·        Gram, ons, kg, kwintal, tons

Sabtu, 07 Juni 2014

makalah Bulu Tangkis


        BULU TANGKIS

DEFENISI BULU TANGKIS
Bulu tangkis atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untukganda) yang saling berlawanan.
Mirip dengan tenis, bulu tangkis bertujuan memukul bola permainan ("kok" atau "shuttlecock") melewati jaring agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama.

SEJARAH
Permainan / olah raga bulu tangkis berasal dari india yang terkenal dengan nama Poona, namun permainan ini tidak berkembang di India dan para perwira perang Inggris membawa bulu tangkis ini ke Inggris dan untuk pertama kalinya dimainkan secara resmi di kota badminton tempat kediaman Duke of Beaufort. Pada tahun 1934 didirikan IBF. Ketika itu yang menjadi anggota hanya beberapa negara yakni inggris, denmark, perancis, irlandia, netherland, selandia baru, dan wales. Sedangkan ketua IBF yang terpilih adalah Sir George Thomas dari Inggris.
            Tahun 1949 diadakan pertandingan beregu putera untuk memperebutkan piala dari Sir George Thomas yang kemudian terkenal dengan nama Thomas Cup. Dan pada tahun 1957 diadakan pertandingan beregu putri untuk memperebutkan piala yang diberikan dari Ny. Betty Uber yang terkenal dengan nama Uber Cup. Thomas cup dan Uber cup dilaksanakan 3 tahun sekali.
            Di Indonesia permainan bulu tangkis ini baru dibentuk pada tangal 5 Mei 1951 dengan terbentuknya PBSI. dan pada tahun 1968 Indonesia untuk pertama kalinya menjadi juara dunia tunggal putra melalui Rudi Hartono.
            Permainan bulu tangkis merupakan permainan yang menggunakan sebuah raket dan shuttlecocks yang dipukul melewati net. Permainan bulu tangkis dapat dimainkan oleh putra dan putri, dengan bentuk permainan: tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
            Setiap partai terdiri dari 3 set tetapi bila pemain menang dua set langsung, maka set yang ketiga tidak dilanjutkan.

Macam Permainan Bulutangkis

a. Single

Merupakan permainan bulutangkis yang dimainkan oleh dua orang bisa putra dengan putra atau putri dengan putri saja.

b. Ganda Putra

Permainan bulutangkis dimainkan empat orang dengan berkelompok dua-dua.
c. Ganda Putri

Sama seperti ganda putra tetapi yang bermain adalah wanita.

d. Ganda campuran

Seperti permainan ganda tetapi setiap kelompok terdiri putra dan putri.
PERLENGKAPAN BULU TANGKIS
a. Ukuran Lapangan Bulu tangkis
            Panjang Lapangan Bulu Tangkis = 13.40 m
            Lebar Lapangan Bulu Tangkis = 6.10 m
            Bentuk Lapangan Bulu Tangkis = Empat persegi panjang
            Tebal garis tepi = 5 cm
     Bahan Lapangan Bulu Tangkis :
            - tebuat dari tanah atau pasir
            - terbuat dari semen atau tegel
            - terbuat dari papan kayu
            - terbuat dari karpet sintetis
     Tinggi net bulu tangkis = 1.55 m, tepi net diberi pita yang lebarnya 0.05 m dan lebar net      0.75 m dan panjang net 6.10 m
b. Raket
            Raket terbuat dari bahan yang kuat dan ringan, boleh terbuat dari kayu seluruhnya,   kepala kayu batang logam, atau seluruhnya logam. Berat raket tidak boleh kurang dari 150 gr. Jenis raket terbagi atas :
- Raket yang berat bagian kepala (untuk tipe permainan keras)
- Raket yang berat bagian pegangannya (untuk tipe pemain halus/main didepan net)
- Raket yang beratnya seimbang (untuk tipe pemain yang netral)
C. Senar
Jenis senar yang dipakai dalam raket bermacam seperti:
- senar yang terbuat dari usus binatang (babi) : lentingan baik sekali dan mudah putus
- senar yang terbuat dari nilo : lentingan baik dan sewaktu-waktu dapat putus
- senar yang terbuat dari plastik senar : lentingan kurang baik dan cukup kuat
d. Shuttlecocks
Kok permainan bulutangkis tersebut dari bagian kepala dan bulu. Kepala terbuat dari gabus yang dibungkus dengan lapisan kulit yang tipis dan kuat, sedangkan bulunya dari bulu itik, angsa, dan bulu ayam yang jarang dipakai. Adapun ukuran kok adalah:
Panjang bulu kok / shuttlecocks = 60 x 70 mm
Diameter gabus shuttlecocks = 25-28 mm
Jumlah bulu kok /shuttlecocks = 14-16 helai
Berat bola kok / shuttlecocks = 4.73-5.5 gr
Garis tengan lingkaran bulu = 54 mm
e. Sepatu
Karena percepatan sepanjang lapangan sangatlah penting, para pemain membutuhkan pegangan dengan lantai yang maksimal pada setiap saat. Sepatu bulu tangkis membutuhkan sol karet untuk cengkraman yang baik, dinding sisi yang bertulang agar tahan lama selama tarik-menarik, dan teknologi penyebaran goncangan untuk melompat; bulu tangkis mengakibatkan agak banyak stres (ketegangan) pada lutut dan pergelangan kaki.

Memainkan bulu tangkis


Area permainan
Tiap pemain atau pasangan mengambil posisi berseberangan pada kedua sisi jaring di lapangan bulu tangkis.
Permainan dimulai dengan salah satu pemain melakukan servis.
Tujuan permainan adalah untuk memukul sebuah kok menggunakan raket, melewati jaring ke wilayah lawan, sampai lawan tidak dapat mengembalikannya kembali. Area permainan berbeda untuk partai tunggal dan ganda, seperti yang diperlihatkan pada gambar. Bila kok jatuh di luar area tersebut maka kok dikatakan "keluar". Setiap kali pemain/pasangan tidak dapat mengembalikan kok (karena menyangkut di jaring atau keluar lapangan) maka lawannya akan memperoleh poin.
Permainan berakhir bila salah satu pemain/pasangan telah meraih sejumlah poin tertentu.
Teknik Dasar Permainan Bulu Tangkis
A.    Cara Memegang Raket (Grip)
a)    Pegangan kampak atau pegangan Inggris
b)   Pegangan gebok kasur atau pegangan Amerika
c)    Pegangan gabungan atau pegangan berjabat tangan
d)   Pegangan backhand

B.     Teknik Pukulan
a)    Pukulan Servis
Pukulan servis dilakukan dari satu sisi lapangan (kiri atau kanan) secara menyilang menyebrangi net ke daerah lawan. Pukulan ini bertujuan sebagai pembuka permainan.
Jenis – Jenis Servis:
a.    Servis Pendek       (Short Service)
b.    Servis Panjang      (Long Service)
c.    Servis Drive
d.   Servis Cambuk     (Flick Service)
b)   Pukulan Lob (Clear)
Pukulan lob adalah pukulan untuk menerbangkan shuttlecock setinggi mungkin dan mengarah ke belakang garis lapangan lawan supaya lawan kesulitan untuk menyerang. Manfaat pukulan lob dapat menguras tenaga lawan.
c)    Pukulan Dropshot
Pukulan dropshot adalah pukulan yang melampaui net dan jatuh di sisi depan lapangan lawan jika pemain lawan berdiri di belakang.
Pukulan dropshot dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
a.    Pukulan dropshot dari atas, meliputi:
                  i.     Pukulan dropshot secara penuh
                 ii.     Pukulan dropshot potong atau dritis
                 iii.     Pukulan dropshot dengan dicambuk (flick)
b.    Pukulan dropshot dari bawah
d)   Pukulan Smes
Pukulan smes adalah pukulan yang keras dan tajam, yang digunakan untuk menjatuhkan shuttlecock secepat mungkin kelapangan lawan.

Pukulan smes dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
            a.    Pukulan smes penuh
            b.    Pukulan smes potong
            c.    Pukulan smes cambukan (flick)
            d.   Pukulan smes melingkar (around the head smash)
            e.    Pukulan backhand smes
e)    Pukulan Drive
Pukulan drive atau biasa disebut pukulan mendatar adalah salah satu teknik dalam permainan bulutangkis yang dapat mengakibatkan shuttlecock datang menyusur di atas net. Menurut kegunaan dan arahnya, pukulan drive dibagi menjadi tiga, yaitu:
a.    Pukulan drive panjang adalah pukulan yang dihasilkan dengan mengarahkan   shuttlecock ke area belakang permainan lawan.
b.   Pukulan drive setengah lapangan adalah pukulan untuk menjauhkan shuttlecock  area tengah bagian samping lapangan lawan.
c.    Pukulan drive pendek adalah pukulan yang dilakukan dengan mengarahkan  shuttlecock agar jatuh dekat dengan net di daerah lapangan lawan.
f)    Permainan Net (Netting)
Pukulan netting meupakan pukulan tersulit dalam bulutangkis. Permainan net mengandalkan perasaan pemain. Prinsip permainan net sebagai berikut:
            a.    Shuttlecock diambil di atas atau setinggi mungkin.
            b.   Lambungan shuttlecock harus serendah mungkin dengan net.
            c.    Shuttlecock dijatuhkan serapat mungkin dengan net.
            d.   Shuttlecock dipukul sewaktu masih di atas. Jika diambil di bawah akan   memperlambat tempo permainan dan memberi kesempatan lawan untuk balik menyerang.

SCORING

Berdasarkan situs BWF, berikut merupakan sistem perolehan nilai / scoring dalam olahraga bulu tangkis
o    Sebuah pertandingan dapat terdiri dari 3 set dari 21 poin dan pemenang adalah pihak yang menang dua set.
o    Setiap kali ada serve – ada kesempatan mencetak poin.
o    Pihak yang menang rally langsung mendapatkan poin.
o    Pada poin imbang 20, pihak yang memperoleh 2 poin pertama, memenangkan permainan.
o    Pada poin seimbang 29, pihak mencetak titik-30, memenangkan permainan itu.
o    Pihak yang memenangkan set serve pertama di set berikutnya.
Interval dan Perubahan Berakhir
o    Ketika skor terkemuka mencapai 11 poin, pemain memiliki interval 60 detik.
o    Interval 2 menit antara setiap permainan diperbolehkan.
o    Pada set ketiga, pemain mengubah posisi ketika skor terkemuka mencapai 11 poin.

Untuk partai ganda, beberapa peraturan berbeda diterapkan untuk perhitungan poin menggunakan sistem pindah bola dan sistem reli poin:
Sistem pindah bola
·         Sebelum pertandingan dimulai, harus ditentukan salah seorang pemain dari tiap-tiap pasangan sebagai "orang pertama". Pilihan ini berlaku untuk setiap set yang dimainkan.
·         Jumlah poin genap atau ganjil menentukan posisi "orang pertama" saat melakukan servis.
·         Setiap pasangan mempunyai dua kali kesempatan servis (masing-masing untuk tiap pemain) sebelum pindah bola, kecuali servis pertama pada tiap-tiap awal set tidak mendapat kesempatan kedua.
·         Saat pindah bola, servis pertama selalu dilakukan oleh pemain yang berada di sebelah kanan, bukan oleh "orang pertama".
Sistem reli poin
·         Setiap pasangan hanya mendapat satu kali kesempatan servis, tidak ada servis kedua.
·         Servis dilakukan oleh pemain yang posisinya sesuai dengan poin yang telah diraih oleh pasangan tersebut. Pemain yang sama akan terus melakukan servis sampai poin berikutnya diraih oleh lawan.